Masihkah anda ingat ketika masih kecil,
kita sering ditanya kalau sudah besar ingin jadi apa?
Banyak dari kita yang menyebutkan ingin jadi
dokter, insinyur,menteri,presiden,dll...
Padahal kita belum tahu bagaimana susahnya
untuk menjadi dokter, apalagi jadi presiden :-)
Nah, saya juga ingat saat masih kecil dulu saya
sering dididik untuk "Memiliki impian setinggi langit!"
Namun, apa yang terjadi ketika kita sudah dewasa?
Mayoritas dari kta bahkan sudah lupa dengan
impian masa kecil kita itu.
Tidak jarang pula mereka yang dulu menyuruh kita untuk
bermimpi setinggi langit justru sekarang mengatakan
"Jangan mimpi terlalu tinggi deh, kalau jatuh sakit lho!"
Impian adalah sebuah hasrat, yang harus dipenuhi
tak perduli bagaimana keadaan kita saat ini.
Sedangkan keinginan hanyalah sebuah hal yang seandainya
tidak tercapai pun tidak apa-apa.
Impian akan mebuat kita selalu termotivasi.
Yang akan membuat kita selalu bersemangat.
Bahkan bisa membuat kita menitihkan air mata ketika
menyebutnya.
Marilah kita belajar kepada orang-orang hebat di dunia.
Sebut saja Thomas Alfa Edisson. kita pasti tahu
dengan beliau? Sang penemu bola lampu yang saat ini
hasil temuannya telah menerangi seluruh dunia.
Namun sdikit yang orang tahu bahwa beliau adalah
seorang autis yang pernah membakar rumahnya sendiri.
Beliau telah mengalami 10ribu (ada sumber yang bilang lebih)
kegagalan dalam hidupnya dalam menemukan bola lampu.
Dan apa yang dibilangnya?
"Saya telah melangkah sebanyak 10ribu kali sehingga
saya menemukan bola lampu". Coba kita bayangkan
seandainya Thomas menyerah dan berhenti pada
kegagalan ke 9.999, maka gelaplah kita :-) lol.
Intinya, ketika kita sudah memiliki impian itu,
maka genggamlah kuat. Karena mewujudkannya tidak mudah,
tetapi ketika kita telah berhasil mewujudkannya,
maka saya katakan kita telah mencapai titik sempurna
di kehidupan kita...
Sekaranglah saatnya kita untuk menemukan apa impian
kita sebenarnya! Mulai tuliskan 5-10 daftar keinginan
kita dan visualkan dalam bentuk gambar atau yang lainnya.
Agar kita selalu mengingat dan termotivasi dengan
impian kita.
Apakah harus ada gambar/tulisannya?
Apa harus sampai sedetail itu?
YA,Harus! Mengenai hal ini telah dilakukan penelitian
oleh Havard University dengan sampel 3 kelompok manusia.
Sampel pertama adalah orang-orang yang tidak memiliki
impian, yang hanya menjalani hidup mengalir begitu saja.
Kelompok kedua adalah mereka yang memiliki impian, tetapi
hanya berada di angan-angan saja,
Lalu kelompok terakhir adalah mereka yang memiliki impian,
lalu mem-visualkan impian mereka dalam bentuk yang dapat
dilihat dengan kasat mata seperti gambar dan tulisan.
Setelah 10 tahun, diperoleh orang-orang dari kelompok satu,
mereka hidup serba pas-pasan bahkan kekurangan.
Kelompok kedua hidup dengan memiliki harta yang cukup
tidak kurang dan tidak lebih.
Sedangkan kelompok ketiga, mereka hidup dengan luar biasa,
mereka adalah para ahli, penemu-penemu kelas dunia,
dan para konglomerat.
Selayaknya kita belajar dari hal ini.
Genggamlah dan raihlah impian kita
dengan sekuat daya kita...
klik disini
http://www.fatrausahaonline.yolasite.com
ansfirasi dari yustian.com